Halo sobat dropshiper, baru mulai dropship ? bingung sama foto yang dikasih supiler , kok jelek si atau kebagusan sampai – sampai ditolak tokobagus terus ...hehehe , yup betul banget , salah satu kekurangan dari sistem dropship adalah katalog (red foto) yang boleh dibilang asal-asalan atau terlalu bagus sehingga dari tampilan bisa jadi kurang enak dipandang atau bahkan gambar(foto) tersebut sudah mencerminkan dari isi konten , tanpa perlu babibu , orang akan tahu bahwa produk yang kita jual ini ,spesifikasi ini itu dll. Lalu , teknik seperti apa yang sekiranya bisa dilakukan oleh kita sebagai dropshiper ? hanya edit sana-sini , dan jadilah jurus pamungkas . Disini saya tidak mau menjelaskan secara detil teknik posting gambar mantap , akan tetapi memberikan contoh satu demi satu yang sekiranya bermanfaat buat sobat dropshiper semua . Amien . cekidot
1. Gambar Terlalu Bagus
Dari gambar diatas , sudah jelas tertera ukuran , warna dsb . Ini jelek jika kita posting di grup facebook ataupun twiter , mengapa ? karena dikira hasil rekaan photoshop ,tapi untuk situs tertentu , ini bagus semisal forum jual beli yang ada di Indonesia . Lantas cara mermaknya bagaimana ? lihat nomor 2 oke
2. Ini hasilnya
bagus bukan ? dari situ sudah jelas bahwa ukurannya ini , kontak , testimoni , dan katalog . Cara seperti ini bisa membuat orang percaya akan produk yang diinginkan . Semuanya kembali lagi ke calon konsumen kita , apakah mereka ingin membeli atau tidak . Letakkan gambar seperti ini diatas/didepan setiap katalog online entah di fanpage atau posting grup atau pun lapak .
3.Gambar Jelek
Jika gambar seperti ini , mungkin bisa diterima di tokobagus (foto asli hasil jepretan jauh lebih baik daripada editan) tapi tidak untuk di fanpage . Foto yang terlalu banyak detil justru akan menurunkan keminatan konsumen . Meskipun gambar ini tetap bisa menghasilkan , tapi hanya untuk orang-orang yang meminta gambar secara langsung(kirim via im).Caranya mengubahnya bagaimana ? sama seperti no 2 . cekidot
4.Ini hasilnya
Menarik bukan ? tinggal cari gambar sejenis lewat google image , yang sekiranya latar belakangnya putih , taraaaa , modif sana sini . dan jadilah gambar mantap . Gambar ini tidak layak masuk tokobagus dan berniaga atau tokopedia !!!! kalo tidak ada digoogle image bagaimana ? gampang kok . Ini contohnyaBagaimana sobat dropshiper ? sudah tahu kan caranya bikin foto mantap buat diposting diberbagai lapak ? meskipun punya gambar mantapnya, tapi usahakan serta gambar aslinya .
Jumat, 18 April 2014
Rabu, 16 April 2014
4 Alasan Jangan Stok Dulu
Halo sobat dropshiper di Indonesia dari Sabang sampai Merauke , gimana ni usahanya ? majukah ? mundurkah? Tetap semangat selalu aja ya . Kali ini , ane mo ngebahas masalah stok , kenapa ? karena kelemahan seorang dropshiper adalah tidak adanya stok , sehingga jika ditanya oleh konsumen untuk COD dan sejenisnya , jadi bingung deh . Tapi apa perlu ? semua tergantung keadaan dan juga kembali ke individu masing-masing , kalau ane pribadi mah kagak dulu lah , ane pikir masih belum butuh . Daripada bingung gaje gini , ane ulas 4 Alasan jangan stok dulu, cekidot
1. Berapakah yang minta cod ?
Apakah banyak atau sedikit . Banyak atau sedikit ini relatif , tapi yang jelas banyak itu jika dalam sehari yang minta cod-an atau datang ke tempat kita itu lebih dari 4 (patokan ane sendiri lo) dan harus kontinu , jangan karena hari ini banyak yang minta cod >4 ,ente mulai berpikir atau langsung saja mendatangkan itu produk dari suplier agan yang sudah jelas bisa mendropshipkan . Pantaulah dulu keadaan pasar dan juga produk anda sendiri . Tapi , kebanyakan dari konsumen yang minta cod/datang ditempat itu juga tingkat PHPnya besar , pertama-tama sms terus dan sampe-sampe mengganggu waktu kita juga . Jangan sampai masalah cod ini bisa bikin bubar usaha dropship agan .
2. Produknya apa ?
Tak masalah jika produk yang anda jual dari dropship itu satu jenis , contoh satu jenis itu tidak ada perbedaan ukuran , warna , bentuk dll. Jadi ya kalo kita jual produk X , ya orang akan tahu bahwa X itu ya X ukurannya segini , warnanya ini ,bentuknya itu. Kalo perbedaan warna mungkin masih dimaklumi karena orang-orang tertentu tidak begitu peduli pada warna . Contoh produk yang ane jual dan ane berencana stok itu setrika mini ,kenapa? Karena orang akan tahu setrika mini itu ya seperti itu , ukurannya jelas , dimensi dll . Tidak seperti fashion yang harus detil ukurannya , desain dsb . rempong cyn.
3. Apakah anda siap SDM
Jika anda menstok sendiri , berarti ada waktu yang harus anda luangkan untuk membungkus kiriman dan juga mengirim ke ekspedisi . Apakah anda punya waktu untuk itu ? Jika tidak , fokuslah pada marketing online , Jika sampai keteter , bukankah Anda yang akan rugi ? Mungkin jika anda keteter anda bisa merekrut orang-orang untuk membantu anda , tapi apakah uang yang anda dapatkan dari keuntungan produk tersebut bisa mencukupi/menggaji karyawan anda ?
4. Untung lebih sedikit
Kata siapa jika menstok sendiri untungnya lebih banyak daripada dropship ? pikir lagi , rata-rata jika Anda membeli produk dalam jumlah semi banyak (red Cuma 6-20) dari suplier yang menyediakan dropship , selisih yang anda dapatkan Cuma 2-3rb saja (ini berdasar pengamatan ane lo) , Jadi selisih uang tidak begitu tinggi jika anda mendropship . 2-3rb ya jika sehari mampu jual 100pcs , kalo Cuma 1 2 ? Pikir lagi gan .
Mungkin 4 itu sudah cukup untuk menjadi alasan kenapa jangan stok dulu , ane bukan bermaksud untuk mengajak agan tetap nyaman dengan dropship , tapi semata-mata ingin meluruskan saja terutama kepada dropshiper-dropshiper yang masih nubi yang baru mulai udah ngeluh gara-gara tiap ada sms dari konsumen mintanya cod , toh kalau ane pribadi berprinsip , kalo kita ngiklan (promo fb/tw,listing di tb/bn,buka toko di toped/bl , buka lapak di kaskus) yang intinya online , ya berarti itu harus dikirim via ekspedisi . Ngapain kita capek-capek buat webstore dll kalo ujung-ujungnya cod atau ketemuan ala toko konvensional , kapan Indonesia bisa maju ? kalo masalah sepele (red belanja online dgn nominal <300rb) masih ragu-ragu ? Salam dodolan !!!!
1. Berapakah yang minta cod ?
Apakah banyak atau sedikit . Banyak atau sedikit ini relatif , tapi yang jelas banyak itu jika dalam sehari yang minta cod-an atau datang ke tempat kita itu lebih dari 4 (patokan ane sendiri lo) dan harus kontinu , jangan karena hari ini banyak yang minta cod >4 ,ente mulai berpikir atau langsung saja mendatangkan itu produk dari suplier agan yang sudah jelas bisa mendropshipkan . Pantaulah dulu keadaan pasar dan juga produk anda sendiri . Tapi , kebanyakan dari konsumen yang minta cod/datang ditempat itu juga tingkat PHPnya besar , pertama-tama sms terus dan sampe-sampe mengganggu waktu kita juga . Jangan sampai masalah cod ini bisa bikin bubar usaha dropship agan .
2. Produknya apa ?
Tak masalah jika produk yang anda jual dari dropship itu satu jenis , contoh satu jenis itu tidak ada perbedaan ukuran , warna , bentuk dll. Jadi ya kalo kita jual produk X , ya orang akan tahu bahwa X itu ya X ukurannya segini , warnanya ini ,bentuknya itu. Kalo perbedaan warna mungkin masih dimaklumi karena orang-orang tertentu tidak begitu peduli pada warna . Contoh produk yang ane jual dan ane berencana stok itu setrika mini ,kenapa? Karena orang akan tahu setrika mini itu ya seperti itu , ukurannya jelas , dimensi dll . Tidak seperti fashion yang harus detil ukurannya , desain dsb . rempong cyn.
3. Apakah anda siap SDM
Jika anda menstok sendiri , berarti ada waktu yang harus anda luangkan untuk membungkus kiriman dan juga mengirim ke ekspedisi . Apakah anda punya waktu untuk itu ? Jika tidak , fokuslah pada marketing online , Jika sampai keteter , bukankah Anda yang akan rugi ? Mungkin jika anda keteter anda bisa merekrut orang-orang untuk membantu anda , tapi apakah uang yang anda dapatkan dari keuntungan produk tersebut bisa mencukupi/menggaji karyawan anda ?
4. Untung lebih sedikit
Kata siapa jika menstok sendiri untungnya lebih banyak daripada dropship ? pikir lagi , rata-rata jika Anda membeli produk dalam jumlah semi banyak (red Cuma 6-20) dari suplier yang menyediakan dropship , selisih yang anda dapatkan Cuma 2-3rb saja (ini berdasar pengamatan ane lo) , Jadi selisih uang tidak begitu tinggi jika anda mendropship . 2-3rb ya jika sehari mampu jual 100pcs , kalo Cuma 1 2 ? Pikir lagi gan .
Mungkin 4 itu sudah cukup untuk menjadi alasan kenapa jangan stok dulu , ane bukan bermaksud untuk mengajak agan tetap nyaman dengan dropship , tapi semata-mata ingin meluruskan saja terutama kepada dropshiper-dropshiper yang masih nubi yang baru mulai udah ngeluh gara-gara tiap ada sms dari konsumen mintanya cod , toh kalau ane pribadi berprinsip , kalo kita ngiklan (promo fb/tw,listing di tb/bn,buka toko di toped/bl , buka lapak di kaskus) yang intinya online , ya berarti itu harus dikirim via ekspedisi . Ngapain kita capek-capek buat webstore dll kalo ujung-ujungnya cod atau ketemuan ala toko konvensional , kapan Indonesia bisa maju ? kalo masalah sepele (red belanja online dgn nominal <300rb) masih ragu-ragu ? Salam dodolan !!!!
Selasa, 15 April 2014
4 Perilaku Konsumen Online Shop di Indonesia
Halo sobat dropshiper , sehat semua ya ? senang sekali dengarnya kalau begitu . Pada kesempatan ini , saya akan membahas perilaku konsumen online shop di Indonesia . Kenapa ini saya bahas ? karena perilaku konsumen online shop di Indonesia itu unik , jika saya punya waktu banyak akan saya bahas sampai detail ke akar-akarnya (pretttt) . Unik dan lucu bikin gemes bikin kesel bikin pengen maki-maki campur aduk . Saya tekankan bahwa tidak semua konsumen online shop di Indonesia itu seperti yang akan saya jabarkan dibawah ini . Hanya sebagian dari mereka saja yang melakukannya tapi banyak juga . Langsung saja , saya mulai . Cekidot gansis (agan dan sista)
1. Banyak tanya hal sepele
Yup , mungkin ini karena orang Indonesia orang yang terkenal ramah , terlalu ramah jadi begini . Barang sudah jelas harganya tertera disetiap produk bahkan ditulis pakai Bold italic tetap saja tanya via sms/im “gan harganya berapa ?” bujubune , kira-kira Anda mau jawab harganya atau diledekin bilang “mata agan katarak ya? Sini ane kasih inst*” hahaha, kesel bukan kalau hal sepele itu ditanya lagi , padahal dilapak / web store sudah tertulis , logikanya begini kalau dia tahu nomer/pin kita , masak dia tidak tahu spesifikasi barang (red harga) kan kontak itu biasanya kita taruh dibawah . kasus ini anda sebel atau biasa saja ?
2. Bingung cara transfer
Biasanya ini terjadi pada orang-orang yang pertama baru kenal online shop (beli via kirim ekspedisi) , setelah terjadi pertarungan dialog antara minta cod dkk , akhirnya konsumen tertarik untuk menermia opsi pengiriman , sayangnya dia tidak tahu(pura-pura tidak tahu) cara transfer . Pertanyaan yang sering dilontarkan biasanya seperti ini “gan , cara pembayarannya gimana, ane bingung ni cos gak punya rekening bank” haduh hari gini tidak punya rekening ? kasihan sekali . Anda akan jawab apa coba ? kalau saya balas “agan bisa pinjem rek temen/saudara/keluarga/nenek/kakek agan, atau minta transferin , gampang to?” . Namanya juga konsumen PHP , sudah dikasih kemudahan opsi tetap saja PHP , konsumen bilang tanpa pamit/terima kasih “gak jadi deh” . Dasar PHP komuniti . setujukah?
3. Konsumen Anak sd/smp
Kalau ketemu kategori ini , Anda sebel atau malas sejenisnya ? akhir-akhir ini , saya sering sekali diganggu sama anak-anak SD/SMP . Modusnya , mereka menginginkan barang yang saya tawarkan , kebetulan produk yang saya tawarkan memang kategori SU(Semua Umur) jadi siapa saja boleh ikut (pesan maksudnya) , lalu mereka bbm/sms ke saya bilang “gan pesen produk ntu dong yang conan 13” lalu saya jawab detail berikut cara pesan dan pembayarannya . Namanya juga kategori PHP tak tau dimalu atau apalah mereka kabur tanpa permisi , masih sopan kalau yang nomer 2 , kalau mereka(red anak/smp) kalau sudah dijelasin panjang lebar giliran sampai acara pembayaran (transfer) KABUUUUUUUUUUURRRRRRRRRRR . Anak sd/smp sekarang sudah pada kenal sosial media , coba tahun 2010 kebawah , belum ada , kalau pun ada mereka pasti memalsukan tanggal lahir . Coba saja , fb dan twitter buat peraturan sign up-nya seperti dulu , pasti kategori ini bisa diminimalisir .
4. Numpang lewat
Pernah kah Anda di-ping calon konsumen php jam 3 pagi ?Jika iya , jangan dibalas walaupun moto anda fast respond ,kenapa ? karena mereka hanya mau menjahili Anda .
Oke , itu 4 perilaku konsumen online shop di Indonesia , semoga Anda tidak jera dibuatnya . Salam DODOLAN
1. Banyak tanya hal sepele
Yup , mungkin ini karena orang Indonesia orang yang terkenal ramah , terlalu ramah jadi begini . Barang sudah jelas harganya tertera disetiap produk bahkan ditulis pakai Bold italic tetap saja tanya via sms/im “gan harganya berapa ?” bujubune , kira-kira Anda mau jawab harganya atau diledekin bilang “mata agan katarak ya? Sini ane kasih inst*” hahaha, kesel bukan kalau hal sepele itu ditanya lagi , padahal dilapak / web store sudah tertulis , logikanya begini kalau dia tahu nomer/pin kita , masak dia tidak tahu spesifikasi barang (red harga) kan kontak itu biasanya kita taruh dibawah . kasus ini anda sebel atau biasa saja ?
2. Bingung cara transfer
Biasanya ini terjadi pada orang-orang yang pertama baru kenal online shop (beli via kirim ekspedisi) , setelah terjadi pertarungan dialog antara minta cod dkk , akhirnya konsumen tertarik untuk menermia opsi pengiriman , sayangnya dia tidak tahu(pura-pura tidak tahu) cara transfer . Pertanyaan yang sering dilontarkan biasanya seperti ini “gan , cara pembayarannya gimana, ane bingung ni cos gak punya rekening bank” haduh hari gini tidak punya rekening ? kasihan sekali . Anda akan jawab apa coba ? kalau saya balas “agan bisa pinjem rek temen/saudara/keluarga/nenek/kakek agan, atau minta transferin , gampang to?” . Namanya juga konsumen PHP , sudah dikasih kemudahan opsi tetap saja PHP , konsumen bilang tanpa pamit/terima kasih “gak jadi deh” . Dasar PHP komuniti . setujukah?
3. Konsumen Anak sd/smp
Kalau ketemu kategori ini , Anda sebel atau malas sejenisnya ? akhir-akhir ini , saya sering sekali diganggu sama anak-anak SD/SMP . Modusnya , mereka menginginkan barang yang saya tawarkan , kebetulan produk yang saya tawarkan memang kategori SU(Semua Umur) jadi siapa saja boleh ikut (pesan maksudnya) , lalu mereka bbm/sms ke saya bilang “gan pesen produk ntu dong yang conan 13” lalu saya jawab detail berikut cara pesan dan pembayarannya . Namanya juga kategori PHP tak tau dimalu atau apalah mereka kabur tanpa permisi , masih sopan kalau yang nomer 2 , kalau mereka(red anak/smp) kalau sudah dijelasin panjang lebar giliran sampai acara pembayaran (transfer) KABUUUUUUUUUUURRRRRRRRRRR . Anak sd/smp sekarang sudah pada kenal sosial media , coba tahun 2010 kebawah , belum ada , kalau pun ada mereka pasti memalsukan tanggal lahir . Coba saja , fb dan twitter buat peraturan sign up-nya seperti dulu , pasti kategori ini bisa diminimalisir .
4. Numpang lewat
Pernah kah Anda di-ping calon konsumen php jam 3 pagi ?Jika iya , jangan dibalas walaupun moto anda fast respond ,kenapa ? karena mereka hanya mau menjahili Anda .
Oke , itu 4 perilaku konsumen online shop di Indonesia , semoga Anda tidak jera dibuatnya . Salam DODOLAN
Minggu, 13 April 2014
Sumber Trafikku Telah RIP
Hai sobat dropshiper semua dimanapun Anda berada , senang sekali jika dalam sehari kita mampu menjual produk antara 4-10 bahkan lebih dengan profit perpcd antara 15rb-25rb , tapi darimanakah sumbernya ??? Jika sumber itu adalah web store ataupun forum jual beli , oke lah tidak ada masalah , lantas kalau sumbernya model listing ? alias tokobagu* atau berniag* ? wuih puter otak . Pada kesempatan kali ini , saya akan berbagi pengalaman tentang Sumber Trafikku telah RIP . Sumber trafik yang tak begitu banyak buat sebagian orang atau bahkan semua , tapi menurutku masih berpotensi .
Pengalaman saya dalam berdropship dimulai awal desember tahun 2013 kemarin , waktu itu terjun ke dunia dropship sama sekali belum tahu bahkan buta dalam hal internet marketing , yang ada dalam benak saya Cuma “kalau jua online pasti laku dah , toh orang jual ginian sebulan bisa dapat omzet 200jt-an dengan modal fjb kaskus doang” , antara percaya dan tidak ,saya langsung mempersiapkan alat tempur untuk berdropship , seperti rekening mandiri dan bca , laptop,hh android . Tapi , kenyataan di lapangan , bulan pertama hanya mampu menjual 5 kaos dan 2 diantaranya harus saya tebus (beli) gara-gara tidak muat untuk konsumen saya. Awal – awal berdropship hanya jualan kategori fesyen , karena saya menganggap bahwa kategori ini cukup mudah untuk dipromosikan . Sampai suatu ketika masuk bulan ketiga (februari) hampir tidak ada orang yang tanya akan produk saya (red kaos) , bahkan sudah masuk tanggal 21 pun saya hanya bisa menjual 2pcs kaos dan keadaan yang bergantung pada usaha dropship , bagaimana rasanya coba ?
Dan tibalah saatnya , ketika keajaiban datang , suatu pemikiran sederhana yang tak pernah terpikirkan dari awal . Kenapa saya berjualan yang notabene produk tersebut produk materealis (sudah banyak yang jual dan harga sudah tidak bisa bersaing) dan akhirnya saya memilih untuk mempromosikan produk idealis(produk masih baru/langka/unik harga bersaing) , waktu itu saya berdropship bukan skema keanggotaan yang seperti saya lakukan diawal , tapi lebih kepada jasa membelikan barang di situs e-commerce(red post berkenalan dengan tokopedia) . Saya tinggal cari sekiranya produk yang paling laris dari kategori tertentu , lalu hanya 10 menit pasang iklan di tokobagus , tak berapa lama Rp mengalir ke rekening saya , jauh lebih baik daripada jualan produk mainstream . Tapi apa yang terjadi sekarang ?
Tokobagus susah ditembus , pasang iklan gagal bahkan sebelum iklan itu berhasil disimpan(red ditolak) , betapa terpukulnya saya , sumber trafikku telah RIP , dari situs tersebut bisa langsung ada penjualan walaupun tak seberapa dan bahkan lebih repot (minta cod dkk) tapi itu lebih baik daripada fb atau fjb atau twiter yang tidak ada (belum) ada konversi . Lalu sekiranya bulan depan saya harus putar otak agar profit bisa kembali seperti 2 bulan ini .Tokobagus memang bukan tempat yang bagus untuk berpromosi , apalagi bagi seorang dropshiper . Sekarang kita ucapkan “REST IN PEACE TOKOBAGUS”
Pengalaman saya dalam berdropship dimulai awal desember tahun 2013 kemarin , waktu itu terjun ke dunia dropship sama sekali belum tahu bahkan buta dalam hal internet marketing , yang ada dalam benak saya Cuma “kalau jua online pasti laku dah , toh orang jual ginian sebulan bisa dapat omzet 200jt-an dengan modal fjb kaskus doang” , antara percaya dan tidak ,saya langsung mempersiapkan alat tempur untuk berdropship , seperti rekening mandiri dan bca , laptop,hh android . Tapi , kenyataan di lapangan , bulan pertama hanya mampu menjual 5 kaos dan 2 diantaranya harus saya tebus (beli) gara-gara tidak muat untuk konsumen saya. Awal – awal berdropship hanya jualan kategori fesyen , karena saya menganggap bahwa kategori ini cukup mudah untuk dipromosikan . Sampai suatu ketika masuk bulan ketiga (februari) hampir tidak ada orang yang tanya akan produk saya (red kaos) , bahkan sudah masuk tanggal 21 pun saya hanya bisa menjual 2pcs kaos dan keadaan yang bergantung pada usaha dropship , bagaimana rasanya coba ?
Dan tibalah saatnya , ketika keajaiban datang , suatu pemikiran sederhana yang tak pernah terpikirkan dari awal . Kenapa saya berjualan yang notabene produk tersebut produk materealis (sudah banyak yang jual dan harga sudah tidak bisa bersaing) dan akhirnya saya memilih untuk mempromosikan produk idealis(produk masih baru/langka/unik harga bersaing) , waktu itu saya berdropship bukan skema keanggotaan yang seperti saya lakukan diawal , tapi lebih kepada jasa membelikan barang di situs e-commerce(red post berkenalan dengan tokopedia) . Saya tinggal cari sekiranya produk yang paling laris dari kategori tertentu , lalu hanya 10 menit pasang iklan di tokobagus , tak berapa lama Rp mengalir ke rekening saya , jauh lebih baik daripada jualan produk mainstream . Tapi apa yang terjadi sekarang ?
Tokobagus susah ditembus , pasang iklan gagal bahkan sebelum iklan itu berhasil disimpan(red ditolak) , betapa terpukulnya saya , sumber trafikku telah RIP , dari situs tersebut bisa langsung ada penjualan walaupun tak seberapa dan bahkan lebih repot (minta cod dkk) tapi itu lebih baik daripada fb atau fjb atau twiter yang tidak ada (belum) ada konversi . Lalu sekiranya bulan depan saya harus putar otak agar profit bisa kembali seperti 2 bulan ini .Tokobagus memang bukan tempat yang bagus untuk berpromosi , apalagi bagi seorang dropshiper . Sekarang kita ucapkan “REST IN PEACE TOKOBAGUS”
Jumat, 11 April 2014
Alasan Kenapa Harga Jual Barang Via Online itu Mahal
Siang dropshiper , ane bingung mau nulis apa , ane kepikiran aja tentang harga-harga barang yang dijual secara online , kenapa mereka harus dijual mahal kenapa gak murah (seribuan atau 5ribuan) .. mau tahu ? ini alasannya :
1. Buat keselamatan anda gan
Kenapa ? coba deh bayangin aja , agan Cuma mau beli kaos/terserah apa aja 1 biji , agan pergi ke mall / pasar / toko naik motor/mobil/becak/sepeda di jalan ?? Kans kecelakaan di jalan tinggi kan ?? kalo agan pergi naik kendaraan sama aja menantang maut gan :D , tahu kan jalanan sekarang ramenya bijimane ??? kalo beli online mah tinggal jalan kaki aja atm terdekat buat transfer (bagi yang g punya sms/inet banking) hahahaha :ngakak gak perlu capek – capek ke luar rumah . Tinggal duduk santai aja :matabelo
2. Transfer limit
Namanya juga online shop , transaksi keuangan ya pasti gunain transferan via bank lah ,dan tentunya nilai transferan ntu ada batas minimal dan maksimalnya , biasanya bank2 besar nentuin transfer baik via atm/sms/inet banking sebesar >= 50rb kalo lewat teller ane kurang tau . Ada yang bilang transfer via atm/inet/sms banking di bawah 50rb bisa , tapi ane coba gak bisa mulu .
3.Onkos kirim
Masalah transfer2 sudah , sekarang ongkir . Iya ongkir ongkos kirim , ini yang jadi biang keladi kenapa orang mikir-mikir kalo belanja via online shop . Barangnya udah mahal ditambah lagi ongkir hahahah . Ya tapi point 3 ini hampir sama dengan point nomer 1 .Tentunya sebagai seller kan kagak mungkin juga kalo barang yang diorder diantar sendiri :mewek . Masalah ongkir ini emang Gaswat , seller coba nyari yang tarifnya murah (ekspedisi baru) eh barangnya kagak nyampe malah ilang , kirim pake tarif normal (ekspedisi terkenal layanan regular/oke) buyer mikir-mikir , kirim pake tarif mahal banget (buyer gak jadi deh)
4.Barang Unik / gak pasaran
Biasanya orang belanja online itu nyari barang yang susah didapetin di tempat tinggalnya . So , ini kesempatan emas buat si seller nentuin harga barangnya mahal banget . Tapi ya kalo sudah banyak yang jual , perang harga deh hahahaha :ngakak
5. karena ilmunya
Yoi , karena ilmu marketing . Pemilik Ol shop pasti mempelajari tentang ilmu-ilmu marketing online agar dagangannya banyak dicari orang . Gak mungkin lah kalo seller door to door tiap hari nawarin ke orang2 lewat sosmed , Paling gak mereka punya fanspage atau lapak di fjb2 , seller musti pinter2 beriklan baik itu lewat sosmed / marketplace / web dengan cara SEO , pake FB adds , Google adds ,web desain tentunya . Atau kalau sellernya gak mau repot ,bisa merekrut karyawan buat nanganin itu semua (lebih asik dikerjain sendiri :matabelo) itu semua tujuannya biar naikin konversi pembeli (kalo sehari trafik 1000 ,yang order positif 100 jadi nilai konversinya 0,1) .Bandingkan ama seller di pasar tradisional :ngacir2 ,mereka tinggal gelar lapak(sesungguhnya) pagi/siang nata2 dagangannya , malem bongkar dah . Seller tradisional berharap dagangannya laku tiap kali ada orang yang lewat di depan lapak / tokonya , nilai trafik dari jumlah orang yang lewat depan toko ntu ,kalo ada pembeli ya nilai konversinya pembeli : pelewat , kalo dalam sehari ada pelewat 5000 ,yang beli Cuma 3 berapa coba nilai konversinya ?? rendah kan
Mungkin masih banyak alasan lain yang belum ane ungkap secara gamblang , karena masalahnya ane lagi buntu gan ..
1. Buat keselamatan anda gan
Kenapa ? coba deh bayangin aja , agan Cuma mau beli kaos/terserah apa aja 1 biji , agan pergi ke mall / pasar / toko naik motor/mobil/becak/sepeda di jalan ?? Kans kecelakaan di jalan tinggi kan ?? kalo agan pergi naik kendaraan sama aja menantang maut gan :D , tahu kan jalanan sekarang ramenya bijimane ??? kalo beli online mah tinggal jalan kaki aja atm terdekat buat transfer (bagi yang g punya sms/inet banking) hahahaha :ngakak gak perlu capek – capek ke luar rumah . Tinggal duduk santai aja :matabelo
2. Transfer limit
Namanya juga online shop , transaksi keuangan ya pasti gunain transferan via bank lah ,dan tentunya nilai transferan ntu ada batas minimal dan maksimalnya , biasanya bank2 besar nentuin transfer baik via atm/sms/inet banking sebesar >= 50rb kalo lewat teller ane kurang tau . Ada yang bilang transfer via atm/inet/sms banking di bawah 50rb bisa , tapi ane coba gak bisa mulu .
3.Onkos kirim
Masalah transfer2 sudah , sekarang ongkir . Iya ongkir ongkos kirim , ini yang jadi biang keladi kenapa orang mikir-mikir kalo belanja via online shop . Barangnya udah mahal ditambah lagi ongkir hahahah . Ya tapi point 3 ini hampir sama dengan point nomer 1 .Tentunya sebagai seller kan kagak mungkin juga kalo barang yang diorder diantar sendiri :mewek . Masalah ongkir ini emang Gaswat , seller coba nyari yang tarifnya murah (ekspedisi baru) eh barangnya kagak nyampe malah ilang , kirim pake tarif normal (ekspedisi terkenal layanan regular/oke) buyer mikir-mikir , kirim pake tarif mahal banget (buyer gak jadi deh)
4.Barang Unik / gak pasaran
Biasanya orang belanja online itu nyari barang yang susah didapetin di tempat tinggalnya . So , ini kesempatan emas buat si seller nentuin harga barangnya mahal banget . Tapi ya kalo sudah banyak yang jual , perang harga deh hahahaha :ngakak
5. karena ilmunya
Yoi , karena ilmu marketing . Pemilik Ol shop pasti mempelajari tentang ilmu-ilmu marketing online agar dagangannya banyak dicari orang . Gak mungkin lah kalo seller door to door tiap hari nawarin ke orang2 lewat sosmed , Paling gak mereka punya fanspage atau lapak di fjb2 , seller musti pinter2 beriklan baik itu lewat sosmed / marketplace / web dengan cara SEO , pake FB adds , Google adds ,web desain tentunya . Atau kalau sellernya gak mau repot ,bisa merekrut karyawan buat nanganin itu semua (lebih asik dikerjain sendiri :matabelo) itu semua tujuannya biar naikin konversi pembeli (kalo sehari trafik 1000 ,yang order positif 100 jadi nilai konversinya 0,1) .Bandingkan ama seller di pasar tradisional :ngacir2 ,mereka tinggal gelar lapak(sesungguhnya) pagi/siang nata2 dagangannya , malem bongkar dah . Seller tradisional berharap dagangannya laku tiap kali ada orang yang lewat di depan lapak / tokonya , nilai trafik dari jumlah orang yang lewat depan toko ntu ,kalo ada pembeli ya nilai konversinya pembeli : pelewat , kalo dalam sehari ada pelewat 5000 ,yang beli Cuma 3 berapa coba nilai konversinya ?? rendah kan
Mungkin masih banyak alasan lain yang belum ane ungkap secara gamblang , karena masalahnya ane lagi buntu gan ..
Kamis, 10 April 2014
Ciri-Ciri Konsumen PHP
Siang dropshiper di seluruh Indonesia ? hari ini pesta demokrasi dan juga pestanya rakyat kecil ya ? Ada pengaruh tidak antara serangan fajar dengan penjualan anda hari ini ? hahaha , kok bahas serangan fajar ? ya kali aja ada yang terpengaruh penjualannya dengan serangan fajar tadi pagi yang dilakukan tim kampanye caleg . Soalnya , tadi siang , salah satu bahkan lumayan banyak kontak di BBM saya statusnya begini “ayo tadi pagi dapet berapa serangan fajarnya ,buat order kaos distro aja , besok bisa mejeng kaosnya keren” ada juga “daripada tu bingung duit mo diapain , mending beli cassava ring ane dah , duit gretongan hasil serangan fajar mah jangan disimpen” dan masih banyak lagi . Tapi , pada kesempatan kali ini , saya tidak mau membahas masalah itu , tapi sesuai dengan judul diatas Ciri-ciri konsumen PHP , bagi yang belum tahu PHP itu apa ? saya kasih tahu , PHP alias Pemberi Harapan Palsu hahaha . Zaman sekarang lagi musim singkat menyingkat .
Didunia jual beli , apalagi menggunakan media Internet sebagai promosi , menjaring konsumen itu mudah tapi tak semudah yang dibayangkan , apalagi seorang dropshiper yang stok barangnya ada disuplier . Anda pasti sering atau malah belum sama sekali mendapatkan konsumen yang PHP ? kalau saya lebih suka konsumen penipu , iya penipu , sudah ditunggu buat transfer uang ke rekening kita , gara-gara beda bank , konsumen malah menipu kita dengan cara bohong , bahwasanya dia telah transfer tapi butuh waktu untuk masuk ke rekening kita , padahal ngecek saldo via sms banking kan bayar pula . Itu contoh kasus yang pernah saya alami , kali ini akan saya rangkum tipe/ciri-ciri konsumen php secara garis besarnya , jangan jadikan ini sebagai patokan utama , karena sifatnya dinamis .
1. Pesan dalam jumlah banyak
Siapa sih yang tidak tergiur kepada calon konsumen yang sekali pesan bisa sampai berapa pcs , katakanlah 10pcs , perpcs untung 15rb , tergiurkan ? eits , jangan senang dulu , bisa jadi konsumen anda hanya iseng . Tipe seperti ini awalnya menanyakan harga satuannya dulu berapa , lalu langsung mau pesan berapa biji , tapi si konsumen mulai mengulur-ngulur waktu untuk mengerjain kita , tanya ini tanya itu sampai-sampai waktu kita terbuang sia-sia hanya untuk melayani konsumen PHP kelas berat tadi . sampai titik masalah transfer mentransfer ,mulailah Anda geram , pasti konsumen tadi akan sms/im “gan , besok aja ya ane transfernya , soalnya banknya udah tutup” hahaha banknya udah tutup , jelas sekali kalau dia mau nipu , hari gini transfer masih pakai bank ? omg , sampai besoknya Anda akan mengirim sms ke konsumen “sudah transfer belum” konsumen jawab “sudah gan , cek aja” sampai 10x anda ngecek saldo via m-banking dan keluar duit 5rb perak , hasilnya zong , konsumen bilang ‘sory gan , bukannya ane gak percaya ama elu,tapi ane udah pernah belanja via online , barang gak sampe , duit ngilang jadinya , gimana kalo agan kirim barangnya aja dulu , ntar gua transfer dah” Anda pasti akan membalas “AS*,C****g,” bukan ?
2. Minta COD
Kok COD bisa php ? bisa , COD yang digiring ke pengiriman tentunya , disisi lain kita berhasil menggiring cod ke jne , tapi disisi lain karena orang yang tadi mau beli itu mintanya cod ,jadi hasil yang didapat bisa nol . Kenapa ? karena orangnya belum siap atau takut kalau via pengiriman , kasus akhirnya bakal seperti contoh diatas itu , mengulur-ngulur waktu lalu pas ditanya masalah transfer ya jawabnya bakal seperti contoh nomor 1.
3. Anak Alay
Anak alay sudah pasti ya php , apalagi cewek , mereka sukanya tanya-tanya via sms/komen di postingan fb/twiter . Biasanya mereka ini minta cepet dalam hal respon , contoh “ini kaos kalo kirim ke kota x berapa ongkirnya?,cepet balas!” pas kita balas , eh malah alay jawab dengan entengnya “nanya doang kak,gak jadi ah , belum dikasih duit ma ortu” . Alay ini bertebaran sekali di fb maupun twiter , tapi kalau saya pribadi , alay ini bergurumul di twiter , kalau fb masih banyak yang orang dewasanya . Alay ini tidak hanya cewek imut-imut umur 20 kebawah saja , cowok pun bisa , malah lebih parah lagi .
4. Emang niat mau PHP
Ciri yang ke 4 ya emang si konsumen mau php ke anda , awal memang tak ada niat php , tapi dari sisi penjual , kalau tanya-tanya apalagi sampai minta no rekening terus tidak transfer , apa namanya ? PHP kan ? mereka ini maunya disuapi , jelas-jelas di web/fanpage sudah ada keterangan harga tapi tetap saja masih tanya hal-hal sepele .
Bagaimana ? masih kurang ? ada yang mau ditambahkan ? jika iya , silahkan komentar . follow @butik91 juga ...
Didunia jual beli , apalagi menggunakan media Internet sebagai promosi , menjaring konsumen itu mudah tapi tak semudah yang dibayangkan , apalagi seorang dropshiper yang stok barangnya ada disuplier . Anda pasti sering atau malah belum sama sekali mendapatkan konsumen yang PHP ? kalau saya lebih suka konsumen penipu , iya penipu , sudah ditunggu buat transfer uang ke rekening kita , gara-gara beda bank , konsumen malah menipu kita dengan cara bohong , bahwasanya dia telah transfer tapi butuh waktu untuk masuk ke rekening kita , padahal ngecek saldo via sms banking kan bayar pula . Itu contoh kasus yang pernah saya alami , kali ini akan saya rangkum tipe/ciri-ciri konsumen php secara garis besarnya , jangan jadikan ini sebagai patokan utama , karena sifatnya dinamis .
1. Pesan dalam jumlah banyak
Siapa sih yang tidak tergiur kepada calon konsumen yang sekali pesan bisa sampai berapa pcs , katakanlah 10pcs , perpcs untung 15rb , tergiurkan ? eits , jangan senang dulu , bisa jadi konsumen anda hanya iseng . Tipe seperti ini awalnya menanyakan harga satuannya dulu berapa , lalu langsung mau pesan berapa biji , tapi si konsumen mulai mengulur-ngulur waktu untuk mengerjain kita , tanya ini tanya itu sampai-sampai waktu kita terbuang sia-sia hanya untuk melayani konsumen PHP kelas berat tadi . sampai titik masalah transfer mentransfer ,mulailah Anda geram , pasti konsumen tadi akan sms/im “gan , besok aja ya ane transfernya , soalnya banknya udah tutup” hahaha banknya udah tutup , jelas sekali kalau dia mau nipu , hari gini transfer masih pakai bank ? omg , sampai besoknya Anda akan mengirim sms ke konsumen “sudah transfer belum” konsumen jawab “sudah gan , cek aja” sampai 10x anda ngecek saldo via m-banking dan keluar duit 5rb perak , hasilnya zong , konsumen bilang ‘sory gan , bukannya ane gak percaya ama elu,tapi ane udah pernah belanja via online , barang gak sampe , duit ngilang jadinya , gimana kalo agan kirim barangnya aja dulu , ntar gua transfer dah” Anda pasti akan membalas “AS*,C****g,” bukan ?
2. Minta COD
Kok COD bisa php ? bisa , COD yang digiring ke pengiriman tentunya , disisi lain kita berhasil menggiring cod ke jne , tapi disisi lain karena orang yang tadi mau beli itu mintanya cod ,jadi hasil yang didapat bisa nol . Kenapa ? karena orangnya belum siap atau takut kalau via pengiriman , kasus akhirnya bakal seperti contoh diatas itu , mengulur-ngulur waktu lalu pas ditanya masalah transfer ya jawabnya bakal seperti contoh nomor 1.
3. Anak Alay
Anak alay sudah pasti ya php , apalagi cewek , mereka sukanya tanya-tanya via sms/komen di postingan fb/twiter . Biasanya mereka ini minta cepet dalam hal respon , contoh “ini kaos kalo kirim ke kota x berapa ongkirnya?,cepet balas!” pas kita balas , eh malah alay jawab dengan entengnya “nanya doang kak,gak jadi ah , belum dikasih duit ma ortu” . Alay ini bertebaran sekali di fb maupun twiter , tapi kalau saya pribadi , alay ini bergurumul di twiter , kalau fb masih banyak yang orang dewasanya . Alay ini tidak hanya cewek imut-imut umur 20 kebawah saja , cowok pun bisa , malah lebih parah lagi .
4. Emang niat mau PHP
Ciri yang ke 4 ya emang si konsumen mau php ke anda , awal memang tak ada niat php , tapi dari sisi penjual , kalau tanya-tanya apalagi sampai minta no rekening terus tidak transfer , apa namanya ? PHP kan ? mereka ini maunya disuapi , jelas-jelas di web/fanpage sudah ada keterangan harga tapi tetap saja masih tanya hal-hal sepele .
Bagaimana ? masih kurang ? ada yang mau ditambahkan ? jika iya , silahkan komentar . follow @butik91 juga ...
Selasa, 08 April 2014
Pilih Mana , Forum Jual Beli atau Situ s Jual Beli ?
Siang dropshiper ? wuih wajahnya cerah-cerah ? dapat pembeli berapa nih? Semoga yang laris makin laris , dan yang masih sepi pembeli semoga makin rame ya , amien. Pada kesempatan kali ini , saya akan membahas Efektifitas Forum Jual Beli dan Situs Jual Beli . Forum jual beli ini meliputi seluruh forum jual beli atau yang biasa disingkat FJB yang ada di Indonesia tidak hanya Kasku* saja , sedangkan Situs jual beli yang sifatnya seperti iklan baris di Indonesia yang terkenal semacam Tokobagu* dan Berniag* . Sebenarnya , kedua jenis situs(red FJB dan Situs Jual Beli) tidak bisa disandingkan atau bandingkan satu sama lain , karena punya sistem yang berbeda . Tapi , atas dasar perbedaan itulah , saya akan mengulas secara lebih dalam kelemahan dan kelebihan dua macam situs tersebut . Langsung saja , tanpa basa – basa , cekidot gan :
1. Forum Jual Beli
1.a Kelemahan
Tentu sobat dropshiper sudah membaca postingan saya sebelumnya tentang tempat/situs untuk beriklan bagi dropshiper kan ? kita akan flashback lagi mengenai situs forum jual beli di Indonesia , situs FJB semakin hari semakin marak dan semakin sengit pula persaingannya , sebut saja FJB kasku* , wuih sudah kaya kacang goreng penjual yang membuka lapak disana ,atau FJB-FJB baru semacam FJB Kompa* atau merdek* dimana banyak sekali seller yang melakukan bot postingan . Saya tidak akan membahas masalah ramai atau tidaknya suatu forum jual beli , tapi seberapa efektifkah fjb – fjb ini dalam menggiring konversi penjualan Anda ? Kelemahan jelas terlihat pada FJB yang notabene , lapak kita akan tenggelam jika tidak ada postingan , biasanya pemilik lapak diberi kesempatan untuk menyundul 3x setiap harinya , tapi apakah dengan sundulan itu lapak/trit kita dilihat banyak orang ? sebagus apapun judul lapak/trik kita kalau tidak ada yang membuka/klik trik kita , percuma kan ? atau disundul rajin 3x setiap harinya , tapi yang lihat 1,2 orang saja ? apakah 2 orang tersebut akan menghubungi Anda ? membeli barang Anda ? kalo tidak ada orang yang lihat , lalu siapa yang akan membeli , karena banyak orang yang berjualan produk yang sama dengan kita .
1.a Kelebihan
Banyak kelebihan yang ditawarkan oleh FJB , tapi sejauh mata saya memandang dan bikin lapak diberbagai forum , hanya 1 yang benar-benar leluasa (red kasku*) , selain daripada itu hanya batasan dalam mengunggah gambar yang dibatasi deti*forum (max 20 img) kompa* (15 img max) merdek*(10 img max) , selain (red kasku*) Anda tidak bisa berjualan banyak produk (img) dalam satu lapak . Kelebihan yang ditawarkan oleh FJB diantaranya unggah foto bebas (tidak ada ketentuan harus foto asli dll) , foto dalam jumlah banyak , bisa sundul (itu artinya jika lapak Anda sepi maka butuh bertahun-tahun lapak anda akan ganti) . Bisa rekber jika Anda tertarik . Dan tentunya , pembeli via FJB rata-rata sudah paham atau mengerti kalau produk yang ia butuhkan hanya bisa dibeli secara online (red kirim via ekspedesi) , barang mau kondisi baru / bekas bisa .
2.Situs Juall Beli
2.a kelemahan
Siapa yang tidak tahu tokobagu* dan berniag*? Dari iklan yang mereka lakukan di TV nasional saja kita sudah tahu , bahwa iklan / posting disitus tersebut lebih baik barang bekas tapi masih layak pakai dan ketemuan . Jelas sekali bahwa kedua situs tersebut sangat tidak bersahabat dengan dropshiper .Peraturan yang semakin ketat dalam hal teknis foto , membuat banyak orang terutama dropshiper enggan melakukan posting disitu . Kelemahan yang kedua adalah , selalu muncul lokasi iklan , misalnya saya orang semarang , lalu iklan produk Y di jakarta , pasti orang-orang yang menghubungi saya adalah orang jakarta dan minta COD (rempongnya minta ampun deh) , kalau saya iklan sesuai dengan domisil saya dan status saya seorang ds , wuih repot juga . Akan tetapi , ini bisa diakali dengan cara pendekatan secara lemah lembut kepada konsumen yang mengingikan cod . Aneh juga situs itu , barang bekas sama baru kok lebih dianggap bagus yang bekas ? klik , ketemuan , deal gak berlaku bagi dropshiper kecuali dropship juga stok sendiri .
2.b Kelebihan
Kelebihan yang ditawarkan oleh duet situs tersebut cukup menggairahkan juga , kenapa ? Jika kita mengklik barang / produk X dikategori Rumah tangga (contoh saja) di kota / provinsi Y , maka di bagian related post akan muncul produk serupa / tidak pada kategori rumah tangga tersebut . Jadi , kesempatan iklan kita dilihat banyak orang itu sangat tinggi terlepas apakah mereka minta COD atau tidak . Kelebihan yang paling menonjol dari kedua situs ini dibandingkan dengan FJB adalah kita bisa mengetahui produk kita termasuk paling dicari atau tidak , cocok buat yang lagi cari minat orang pada saat ini . Saya sendiri lebih menyukai situs jual beli daripada fjb karena langsung ada hasil . Pasang iklan jam 1 siang , jam 7 malam sudah ada yang sms. Bandingkan dengan FJB , sudah 4 bulan sundul 3x sehari tidak ada orang yang sms , giliran sms Cuma php . :mewek
Bagaimana sobat dropshiper ? Anda lebih suka mana ? atau yang paling rame pembelinya dari trafik mana ? komen ya .!!!
1. Forum Jual Beli
1.a Kelemahan
Tentu sobat dropshiper sudah membaca postingan saya sebelumnya tentang tempat/situs untuk beriklan bagi dropshiper kan ? kita akan flashback lagi mengenai situs forum jual beli di Indonesia , situs FJB semakin hari semakin marak dan semakin sengit pula persaingannya , sebut saja FJB kasku* , wuih sudah kaya kacang goreng penjual yang membuka lapak disana ,atau FJB-FJB baru semacam FJB Kompa* atau merdek* dimana banyak sekali seller yang melakukan bot postingan . Saya tidak akan membahas masalah ramai atau tidaknya suatu forum jual beli , tapi seberapa efektifkah fjb – fjb ini dalam menggiring konversi penjualan Anda ? Kelemahan jelas terlihat pada FJB yang notabene , lapak kita akan tenggelam jika tidak ada postingan , biasanya pemilik lapak diberi kesempatan untuk menyundul 3x setiap harinya , tapi apakah dengan sundulan itu lapak/trit kita dilihat banyak orang ? sebagus apapun judul lapak/trik kita kalau tidak ada yang membuka/klik trik kita , percuma kan ? atau disundul rajin 3x setiap harinya , tapi yang lihat 1,2 orang saja ? apakah 2 orang tersebut akan menghubungi Anda ? membeli barang Anda ? kalo tidak ada orang yang lihat , lalu siapa yang akan membeli , karena banyak orang yang berjualan produk yang sama dengan kita .
1.a Kelebihan
Banyak kelebihan yang ditawarkan oleh FJB , tapi sejauh mata saya memandang dan bikin lapak diberbagai forum , hanya 1 yang benar-benar leluasa (red kasku*) , selain daripada itu hanya batasan dalam mengunggah gambar yang dibatasi deti*forum (max 20 img) kompa* (15 img max) merdek*(10 img max) , selain (red kasku*) Anda tidak bisa berjualan banyak produk (img) dalam satu lapak . Kelebihan yang ditawarkan oleh FJB diantaranya unggah foto bebas (tidak ada ketentuan harus foto asli dll) , foto dalam jumlah banyak , bisa sundul (itu artinya jika lapak Anda sepi maka butuh bertahun-tahun lapak anda akan ganti) . Bisa rekber jika Anda tertarik . Dan tentunya , pembeli via FJB rata-rata sudah paham atau mengerti kalau produk yang ia butuhkan hanya bisa dibeli secara online (red kirim via ekspedesi) , barang mau kondisi baru / bekas bisa .
2.Situs Juall Beli
2.a kelemahan
Siapa yang tidak tahu tokobagu* dan berniag*? Dari iklan yang mereka lakukan di TV nasional saja kita sudah tahu , bahwa iklan / posting disitus tersebut lebih baik barang bekas tapi masih layak pakai dan ketemuan . Jelas sekali bahwa kedua situs tersebut sangat tidak bersahabat dengan dropshiper .Peraturan yang semakin ketat dalam hal teknis foto , membuat banyak orang terutama dropshiper enggan melakukan posting disitu . Kelemahan yang kedua adalah , selalu muncul lokasi iklan , misalnya saya orang semarang , lalu iklan produk Y di jakarta , pasti orang-orang yang menghubungi saya adalah orang jakarta dan minta COD (rempongnya minta ampun deh) , kalau saya iklan sesuai dengan domisil saya dan status saya seorang ds , wuih repot juga . Akan tetapi , ini bisa diakali dengan cara pendekatan secara lemah lembut kepada konsumen yang mengingikan cod . Aneh juga situs itu , barang bekas sama baru kok lebih dianggap bagus yang bekas ? klik , ketemuan , deal gak berlaku bagi dropshiper kecuali dropship juga stok sendiri .
2.b Kelebihan
Kelebihan yang ditawarkan oleh duet situs tersebut cukup menggairahkan juga , kenapa ? Jika kita mengklik barang / produk X dikategori Rumah tangga (contoh saja) di kota / provinsi Y , maka di bagian related post akan muncul produk serupa / tidak pada kategori rumah tangga tersebut . Jadi , kesempatan iklan kita dilihat banyak orang itu sangat tinggi terlepas apakah mereka minta COD atau tidak . Kelebihan yang paling menonjol dari kedua situs ini dibandingkan dengan FJB adalah kita bisa mengetahui produk kita termasuk paling dicari atau tidak , cocok buat yang lagi cari minat orang pada saat ini . Saya sendiri lebih menyukai situs jual beli daripada fjb karena langsung ada hasil . Pasang iklan jam 1 siang , jam 7 malam sudah ada yang sms. Bandingkan dengan FJB , sudah 4 bulan sundul 3x sehari tidak ada orang yang sms , giliran sms Cuma php . :mewek
Bagaimana sobat dropshiper ? Anda lebih suka mana ? atau yang paling rame pembelinya dari trafik mana ? komen ya .!!!
Langganan:
Postingan (Atom)




