Senin, 07 April 2014

Tips Menjawab Pertanyaan Konsumen via SMS/IM dengan Cara Diplomasi

Hai sobat dropshiper semua , yang ada di Jawa, Kalimantan , Sulawesi , Sumatra dan dimanapun Anda berada . Pada kesempatan kali ini , saya akan membahas Tips Menjawab Pertanyaan Konsumen Via SM/IM dengan Cara Diplomasi . Maksudnya seperti apa ya ? :bingungs , sama saya juga . Dalam dunia jual beli secara online , apalagi bagi seorang dropshiper yang notabene barang/produk yang akan dijual berada ditangan suplier atau produsen , sangat riskan ketika menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari konsumen yang tertarik akan produk yang ditawarkan . Paling riskan adalah ketika pertanyaan yang dilontarkan dari konsumen itu “Bisa COD gan?” atau lokasi tokonya dimana ? bingungkan jawabnya ?
Kata diplomasi yang saya pakai kali ini tidak menyangkut masalah politik internasional atau sejenisnya yang biasa dipakai oleh politikus papan genteng (mangap atas) , tapi lebih mengarah diplomasi menjawab pertanyaan konsumen dengan efisien , tertarget , tidak bohong . Pertanyaan yang terlontar dari konsumen seperti diatas bisa dijadikan konversi apabila kita pandai dalam berdiplomasi dengan konsumen . Saya sendiri pernah walaupun sedikit jumlahnya , melakukan trik ini (yaiyalah , trik ini ane yang bikin) . Keberhasilan tips-tips yang akan saya bagikan disini bergantung pada produk yang dijual, kepuasan konsumen , dan tentunya rezki sudah ada yang atur . Berikut ini saya uraikan pertanyaan-pertanyaan yang sering saya temui dan cara jawabnya (100% bukan ilmu pasti !!!!)
1.    Q    : bisa cod gan ? / lokasi toko dimana ?
A    : Kami hanya online (delivery only) .
 Jangan menjawab Anda sebagai Dropshiper , karena dimata mereka , dropshiper itu harganya mahal alias ambil untung banyak , stigmanya sudah jelek walaupun jujur itu lebih baik ya tapi ingat ini bisnis jualan , kapan  Anda bisa mendapat satu konsumen jika Anda bilang seperti itu , kapan Anda akan mengcapture layar hp sebagai testimonial dari konsumen anda ? Setelah Anda menjawab , harapan konsumen untuk membalas <50% atau bahkan 0% . Jadi jangan berharap terlalu banyak .
2.    Q    :Kalo delivery , kirimnya darimana?
A    :dari kota Y
Jangan menjawab dari kota Anda sendiri , kecuali Anda suplai atau supliernya satu kota dengan Anda . Pertanyaan ini sering menghantui para dropshiper yang melakukan promosi di Tokobagu* / berniag* . Karena lokasi iklan itu ditampilkan .
3.    Q    :Ia , saya minat nih dikirim , tapi agan menipu gak ?
A    :kalo ane nipu , ngapain gan ane balas sms agan ?
Penegasan bahwa kita seorang dropshiper yang super sibuk . Dari jawaban diatas kan kesannya konsumen yang dibutuh kita .
4.    Q    :Harganya bisa kurang lagi gak ?
A    :maaf , harga sudah pas/nett , jika merasa harga ditempat saya mahal , silahkan pilih yang lain yang lebih murah .
Hargai jerih payah Anda sebagai seorang dropshiper . Jangan terlalu mudah untuk mengasihani konsumen kecuali Anda masih awalan yang belum banyak yang order . Kalo dijawab bisa , pasti konsumen akan manja dan minta diturunin lagi . yang Ada kita malah buntung.

Untuk sementara saya kasih contoh 5 dulu , nanti akan saya update lagi contoh – contohnya . Hasil setiap orang saya tekankan lagi berbeda-beda ! .

Sabtu, 05 April 2014

Dropship , Pilih Setok Sendiri atau suplier ?

Halo Sobat dropshiper ? bagaimana penjualan produk diawal bulan april ini ? lariskah ? semoga ya . Kali ini saya mau mengulas sisi masalah suplai barang . Terkadang , sebagai seorang dropshiper yang sudah ramai pasar , masalah ada atau tidaknya barang di suplier ini bisa menjadi masalah serius , tapi ketika kita memutuskan stok barang sendiri , justru keadaan pasar malah makin sepi .  Paradigma yang ada mengatakan bahwa dropship itu keuntungannya sedikit jika dibandingkan dengan menyuplai barang sendiri . Apakah anggapan itu benar atau tidak , saya belum mencoba sendiri . Saya mau mengulasnya dari 2 sisi , keuntungan dan kelebihannya , mari kita simak .
A.      Dropship/suplier
a.1 keuntungannya
Sebagai pemula menerjuni bisnis offline yang dijual secara online , dropship merupakan langkah cerdas . Mengapa ? karena kita tidak dipusingkan dengan masalah suplai barang , packing dan sebagainya . Kita hanya fokus untuk memasarkan secara online , setiap hari kita harus mengeluarkan jurus – jurus terbaru agar produk kita laris manis . Keuntungan yang diperoleh dengan sistem ini menjadikan kita baik secara langsung atau tidak langsung sebagai seorang internet marketer yang handal , tentunya kita tidak akan memasarkan produk kita dengan cara-cara manual(post di facebook manual,mention manual dsb) karena waktunya akan lama . Kita dituntut untuk cepat , sehingga trial and error muncul , jika sudah berhasil , kemungkinan besar kita akan mendapat profit tiap bulan yang tak terduga dari sebelumnya . Intinya , dengan memilih dropship , banyak ilmu yang kita dapatkan untuk pengembangan bisnis internet lainnya entah itu mau mencoba memasarkan produk sendiri (produk kreasi bukan beli dari orang lain/bebas) ataupun ingin mencoba bisnis afiliasi .
a.2 kerugiannya
Terkadang , pihak suplier tidak memberikan katalog secara onlline untuk memantau status ketersediaan produk tersebut . Manakala seorang dropshiper ditanya oleh konsumen mereka mengenai ketersedian produk A , dan pihak suplier tidak menyediakan real time status produk tersebut dan suplier dalam menjawab pertanyaan dropshipernya lambat tentu ini menjadi kerugian dropshiper , ini sering terjadi pada kasus fashion wanita , dulu waktu saya mencoba dropship fashion wanita , waktu ada konsumen tanya “gan , produk ac76 masih ada gak?” saya tanya ke suplier jam 9 pagi , tidak dibalas smsnya , giliran sudah jam 10 malam baru dibalas “silahkan sms ke xxxxxxx untuk pertanyaan status produk” , saya kesal dan memutuskan untuk berhenti . Kerugian yang kedua adalah , kita tidak tahu kondisi barang tersebut , cara paling gampang untuk mengetahui kondisinya ya kita beli saja produk tersebut 1 , kirimkan ke alamat rumah kita . Nah , sesampai dirumah , dicek diteliti dsb , apakah barang tersebut layak untuk dikirim atau tidak ,kerugian yang ketiga tidak bisa cod , kalau dipikir aneh juga ya , semisal produk yang dijual harganya <50rb , diiklanin di tokobagus atau sejenisnya ada orang tanya “bisa cod atau gak” untuk barang kecil seperti itu dan produk diiklankan via internet ya pasti dikirim via ekspedisi dong . Kesimpulannya , kalau produk yang didropshipkan cepat sekali perputarannya (biasanya fashion cewek) memang rugi , tapi kalau ready stok terus barangnya , tidak ada ruginya sama sekali toh di internet kan sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan untuk orang yang menjual produk dengan suplai sendiri atau dropship  .

B.      Stok sendiri
b.1 keuntungannya
Kalau stok sendiri mungkin kita bisa mengetahui secara nyata kondisi barang yang akan dikirim dan kita tidak dipusingkan dengan masalah pertanyaaan-pertanyaan dari konsumen mengenai kondisi produk tersebut . Memilih opsi stok sendiri manakala setiap harinya kita selalu ada penjualan dan si suplier tersebut sudah tidak bisa menyanggupi pesanan kita untuk sekian pesanan setiap harinya ,  misalnya saya dropship peralatan rumah tangga dari suplier X , setiap harinya saya selalu memesan sekitar lebih dari 20pcs , sedangkan dropshiper lainnya juga memesan dalam jumlah yang sama seperti saya , pihak suplier berunding dengan dropshiper – dropshiper yang penjualan setiap harinya >20pcs, mereka(red dropshiper) diberikan kelonggaran atau kepercayaan oleh suplier bahwa barang-barang tersebut sebaiknya dibeli secara massal saja agar setiap harinya dropshiper ini tidak selalu order ke suplier . Intinya , stok sendiri itu bagus , tapi harus dilihat juga neraca penjualan setiap harinya bagus apa tidak ? kalau bagus (sehari bisa >20 atau terserah ) atau suplier tidak sanggup lagi mengirimkan barangnya , ya tidak masalah . Nah ,kalau masih sehari paling 1 ,2 atau bahkan sama sekali tidak ada ? jangan ! . fokus dulu ke pemasaran . Tidak selamanya yang stok sendiri itu bagus , tidak ada masalah sama sekali kalau produk itu hasil kreasi kita sendiri , produk yang dibuat dirumah , bukan produk yang dari suplier dan yang jelas bisa COD atau ditemuin atau ditemukan dan sejenisnya  .

b.kerugian
kerugian jelas sekali terlihat pada kondisi stok sendiri apalagi jika usaha ini masih dipegang satu tangan . Setiap hari harus packing orderan , kirim ke ekpedisi lalu input resi , dan sebagainya . Belum lagi membalas pertanyaan konsumen , waktu kita akan semakin berkurang untuk hal-hal yang semestinya itu bisa dilakukan dengan cara dropship . Apakah dengan mensuplai (stok) barang keuntungan yang didapat jauh lebih baik dari cara dropship ? tidak , rata-rata suplier telah memberikan komisi lewat selisih harga penjualan sebesar 20% ,rate ini adalah rate ideal untuk berbisnis , lalu jika kita stok sendiri berapakah harga selisih perpcs-nya antara produk yang dijual secara dropship dengan pembelian retail , paling selisih 2rb-5rb . Itu kan rasio kecil , mungkin akan terasa ketika setiap harinya kita bisa menjual >10pcs tapi apakah nilai itu bisa menutupi untuk biaya kertas packing dsb dibandingkan dropship ?

Bagaimana sobat ? apakah sobat lebih memilih dropship atau stok sendiri ? kalau saya pribadi , lebih memilih dropship , mengapa ? sudah jelas sekali , dropship lebih mudah , usahanya Cuma  1 kali saja (pemasaran) sedangkan stok sendiri harus kerja ekstra 2 kali .

Selasa, 01 April 2014

Cara Promosi di Facebook , Langsung Ada Penghasilan Secara Gratisss

Halo sobat , selamat siang , semoga tetap semangat , awal bulan april ini , biasanya ada april mop , tapi saya tidak mau berbagi info april mop . Penasaran dengan judul diatas ? kok bisa ? bagaimana caranya ? tidak semuanya bisa langsung terjadi konversi , semua butuh waktu , tergantung pula produk yang akan kita jual . oke langsung saja simak penjelasan berikut ini :
-          Gabunglah di grup-grup fb sebanyak mungkin
Gabung saja tidaklah cukup , Anda harus memilah milah grup mana yang sekiranya layak untuk digabung, carilah grup dengan minimal anggota 1000 dan grup tersebut aktif .
-          Grup yang se-niche dengan konten jualan Anda
Gabung dibanyak grup tapi masih sepi order ? salah masuk kamar kali , yup betul salah masuk kamar , jika Anda berjualan lingerie tentu Anda salah masuk kamar jika join grup anime naruto , ataupun sebaliknya Anda berjualan Sparepart motor tapi join grup di farah quin .. ? mana ada yang beli coba ? joinlah ke grup yang sejenis dengan produk yang Anda jual !.
-          Patuhilah peraturan di grup
Setelah anda disetujui oleh admin grup , segera baca peraturan-peraturan yang ada di grup tersebut , jika grup tersebut melarang aktifitas jual beli , sebaiknya urungkan niat Anda untuk memposting jualan Anda . Karena percuma saja jika Anda memaksakan, postingan Anda akan dihapus .
-          Aktiflah
Meskipun kita tidak terlalu ngeh ataupun tidak mampu berkontribusi menyampaikan informasi yang bisa dibagi ke grup , minimal Anda harus aktif baik itu menjawab komentar-komentar yang dilontarkan oleh anggota ataupun admin . Setidaknya ini akan membuat orang tahu bahwa kita adalah anggota aktif yang tidak hanya memposting jualan .
-          Berikan informasi yang unik
Meskipun tidak berhubungan dengan  niche grup , alangkah baiknya jika kita membagikan info-info unik ke grup dengan meme atau status unik di fb seperti status terbalik , status biru , bbm fb dsb . Ini bertujuan agar anggota lainnya semakin penasaran dengan akun kita . Rasa penasaran akan semakin menggebu-gebu jika akun kita diprivasi .
-          Posting jualan
Jangan lupa kehadiran Anda digrup , Anda datang bukan untuk bercengkrama saja , tapi juga untuk mempromosikan bisnis Anda . Postinglah jualan dengan sales letter sebaik mungkin dan cantumkan kontak yang bisa dihubungi .

Cara diatas sudah saya praktekan selama 2minggu ini , dan alhamdulilah sudah mendatangkan konversi penjualan , Cara Promosi di Facebook  Langsung Ada Penghasilan Secara Gratisss ini bisa dipraktekan sekarang juga , dan ingatlah bahwa tidak semuanya sesuai dengan harapan kita , meskipun kita sudah berusaha semaksimal mungkin tapi terkadang belum ada hasil , bersyukurlah itu kuncinya karena bisnis itu seni sobat ! .

Kamis, 27 Maret 2014

Karakteristik Seorang Pengusaha Berdasarkan Awal Memulai Usaha

Hai sobat , sebentar lagi sobat yang masih duduk dibangku SMA kelas 12 mau lulus , apakah kalian siap untuk mengarungi kehidupan baru ? Mungkin dari kalian masih menyukai untuk lanjut studi lagi .. oke itu bagus untuk kepribadian anda, tapi tentukan terlebih dahulu tujuan sebelum memutuskan untuk lanjut studi (red kuliah) karena kalian beranggapan bahwa dengan kuliah / memiliki gelar sarjana dsb itu mudah untuk mendapat kerja yang bagus , gaji tinggi kan ? jika masih memiliki anggapan tersebut , sebaiknya buang jauh – jauh , mengapa ? karena Perguruan Tinggi bukanlah  LPK (Lembagan Pelatihan Kerja) yang siap membimbing peserta didiknya dengak ketrampilan kerja yang memang benar dibutuhkan didunia kerja tersebut , sedangkan Perguruan Tinggi hanya sebatas tempat menimba Ilmu akademis tanpa diimbangi kebutuhan kerja masa kini . Oke , kita tutup permasalahan perkuliahannya , kita akan membahas tentang Karakteristik Seorang Pengusaha Berdasarkan Awal Memulai Usaha , bagi Sobat yang ingin memulai Usaha , yuk simak ulasan berikut .
Studi kasus akan saya jabarkan melalui cerita singkat antara 3 orang (si ahmad , si badu , dan si abil) ketiganya memiliki tujuan yang sama yakni ingin menjadi Wirausahawan ketiganya juga baru lulus SMA tahun 2012 kemarin, akan tetapi ketiganya memulai usaha dengan awal yang berbeda dan persepsi yang berbeda pula . Contoh 1 .Si Ahmad baru saja lulus SMA , dia melamar kerja sebagai TKI di Malaysia dengan masa kerja 2-3 tahun . Si Ahmad berkeinginan setelah pulang dari Malaysia , ia ingin membuat usaha pembuatan batik . Dengan uang yang ia peroleh dari kerja di luar negeri , ia berharap tak lagi kesulitan modal untuk usaha , tidak lagi bingung mau cari uang pinjaman kemana, dsb . Yang ke 2 Si Badu , Si Badu sudah setengah tahun ini menjadi Karyawan di sebuah Pabrik Textil di kotanya , karena status karyawannya di pabrik tersebut adalah “kontrak” yang setiap 3 bulan selalu deg-degan apakah status karyawannya akan diperpanjang atau tidak , akhirnya Si Badu membuat usaha sampingan dengan berjualan makanan beku . Si Badu berharap , dengan usaha sampingannya tersebut , perolehan gaji yang ia terima setiap bulannya ada kenaikan , setidaknya melebih UMR kota , dan Si Badu juga menginginkan usahanya tersebut semakin besar dan maju sehingga si badu tak perlu lagi kerja di pabrik . Dan yang terakhir adalah Si Abil , si Abil ini bisa dibilang penekat tapi pengecut , kenapa ? karena setiap kali Si Abil ini berambisi ingin melakukan / mendapatkan sesuatu yang susah didapatkan / dikerjakan , Si Abil berani mati-matian melakukannya , tapi kalau sudah setengah jalan tidak ada hasil , langsung saja Si Abil berhenti , Si Abil ini setelah lulus SMA ia melanjutkan kuliah di PTN ternama di Jatim dan mendapat beasiswa pendidikan plus biaya hidup , karena sifatnya yang labil , Si Abil ini entah kenapa memilih keluar dari PTN tersebut tanpa alasan yang jelas , padahal waktu SMA si Abil belajar sampai banting tulang biar masuk PTN idaman lewat ujian saringan yang ketat , tiba-tiba baru 2 bulan perkuliahan berjalan malah resign. Tetapi ,karena sifat pintarnya tersebut Si Abil memulai usaha diawal masa keterpurukannya , usaha yang abil tekuni adalah usaha clothingan (kategori pakaian tapi bukan inti utama) , akan tetapi , nasib usaha tersebut gulung tikar karena masalah bahan baku yang sulit dicari dan susahnya perputaran keuangan di bisnis tersebut . Singkat cerita , selama 3 bulan nganggur , Si Abil memulai mencari ide-ide bisnis di internet dan akhirnya , ketemulah dengan bisnis Wholesale .Si Abil memulai usaha Ws dengan tanpa modal banyak , hanya dengan modal (red uang) yang ia pegang saat itu , Si Abil tak memiliki pekerjaan tetap karena ia yakin bahwa bisnis Ws –nya akan maju seperti orang lain dan tentunya lewat proses yang panjang .

Dari cerita motivasi ketiga diatas , baik Si Ahmad , si badu dan si Abil memiliki karakteristik yang unik dan saya akan membahas satu persatu keunggulan dan kekurangan yang dimiliki oleh ketiga orang tersebut . Ini bisa menjadi panduan bagi kita yang ingin memulai usaha , lebih baik yang seperti apa sih ? kan , usaha itu seperti perang (lebay) .
Pertama , mungkin benar ya jika memulai usaha itu harus ada modal kongkrit (red uang) tapi apakah itu akan menjamin keberhasilan seseorang dalam berbisnis ? tidak bukan ? jika si ahmad pulang ke tanah air , lalu ia membawa pulang uang 100jt rupiah (besar ya) tapi ia tak tahu harus memulai usaha darimana , tentu percuma bukan uang tersebut . Kalaupun si ahmad pulang , ujung-ujungnya si ahmad bakalan mencari kerja , kenapa ? uang 100jt rupiah itu akan habis dalam waktu sekejap (menurut saya 1 thn bertahan itu mustahil) , mau dihemat sekalipun , mau ditabung di bank (salah kaprah , baca post sebelumnya tentang “hemat pangkal miskin , boros pangkal kaya”)karena si ahmad telah terdidik menjadi seorang karyawan selama 2-3tahun di luar negeri , ini bisa menjadi bumerang bagi kita yang ingin berwirausaha , minset yang tertanam pada seorang karyawan adalah “awal bulan gajian , hidup enak” , mungkin saja si ahmad berhasil memulai usahanya , tapi apakah ia akan tahan dengan cobaan awal memulai usaha ? kita tidak tahu pastinya .Intinya , jangan memulai usaha dengan mengumpulkan modal terlebih dahulu karena ini sangat beresiko .
Untuk kasus kedua , kasusnya Si Badu , seorang karyawan yang ingin menambah penghasilan perbulan dengan cara berjualan makanan beku , tergantung keinginan Si Badu tersebut , jika si badu sifatnya hanya ingin menambah penghasilan saja tanpa ada rasa keinginan untuk maju ya itu pilihan terbaik bagi si Badu , tapi jika si badu tidak lagi ingin menjadi karyawan dan ingin usahanya tambah pesat , solusinya ya harus keluar dari pabrik tersebut . Kasus ini mirip dengan seorang developer permainan mobile ‘flappy bird’ seorang berkebangsaan vietnam , ia ditanya oleh reporter “kenapa anda masih menjadi karyawan ? , padahal omzet dari permainan yang anda ciptakan itu sudah bagus sekali per harinya ?” si developer menjawab dengan enteng “ saya hanya berjaga-jaga saja , jika permainan tersebut bangkrut , saya kan masih bisa bekerja” . Inti dari kasus kedua , Jangan setengah-setengah dalam berbisnis ! .
Untuk kasus yang ketiga yaitu si abil , mungkin karena si abil telah merasakan betapa enaknya menjadi seorang pengusaha , walaupun masih bersifat kecil . Setidaknya , dalam diri si abil haram hukumnya menjadi seorang karyawan / buruh . si abil lebih memilih untuk menjadi seorang wholesaler yang sukses dan kemudian bisa merambah dunia bisnis lainnya , sehingga di usia 30an , si abil tinggal menikmati kesuksesan yang ia usahakan dari usia awal 20an . Meskipun si abil sudah tidak punya pekerjaan tetap (red karyawan) tapi abil percaya bahwa usaha apapun yang ditekuni dan serius itu akan maju meskipun modal (red uang) sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali . Intinya si abil itu pemberani , kita berharap semoga abil tidak goyah dalam menjalani usaha wholesale-nya . Dalam berperang kita harus berani menghadapi segala sesuatu , dan tentunya si abil punya senjatanya meski bukan dalam bentuk uang . mari kita doakan semoga abil sukses dan kita bisa ketularan . Berdoa mulai !
Kalau sobat mau pilih yang mana untuk memulai bisnisnya ? kalau aku pilih yang ketiga

Sabtu, 22 Maret 2014

Mengenal SEO , Apa Itu SEO ?


Siang temans, semangat ya jualannya , pada ngerasain sepi orderan tanggal pertengahan enggak ? aku ngerasain banget sumpeh . Gak tahu kenapa , awal bulan ini profit meroket , eh giliran sudah tanggal 15 udah mulai turun . Curhatan aku gak nyambung yak ? :hammers . Oke , kali ini saya mau membahas tentang SEO , apa itu SEO ? SEO itu jabatan ya? Wah , anda salah besar , kalau itu CEO (Chief Executif Officer) alias BOS . Kali ini SEO (Search Engine Optimazion) alias Pengoptimalan Mesin Pencari .
Berikut Penjelasan versi saya J: